Dulu, waktu saya kecil, ada istilah namanya Anak Bawang. Anak bawang itu berarti anak yang di setiap permainan ia selalu menjadi anak yang dibantu. Ya, dibantu karena ke-kurang bisa-an anak dalam mengikuti permainan. Tapi anak ini tetap bisa mengikuti permainan walaupun dibantu.
Saya sering di posisi sebagai anak bawang. Kalau main lompat tali, harusnya melompat 5x maka saya melompat hanya bisa 4 x kemudian "dibela", dimana orang yang membela anak bawang akan melompat sebagaimana seharusnya, yaitu sebanyak 5x.
Yah, tidak hanya pada permainan lompat tali saja, hampir setiap permainan tradisional saya selalu berposisi sebagai anak bawang. Dan saya selalu berharap suatu saat nanti saya bisa berada pada posisi "pembela" bukan "anak bawang".
Saya senang karena saya tetap bisa mengikuti permainan, namun saya sedih karena selalu dianggap tidak bisa dan dibutuhkan untuk dibantu..
*tadinya mau curcol, tetep nyambung ga yah??
No comments:
Post a Comment