Siapa yang pernah melewati flyover permata hijau-simprug?
Kalau pernah melewatinya, pernahkah memperhatikan ada sebuah pohon yang daunnya sudah meranggas seluruhnya di tengah jalan. Ya, pohon itu menjadi "pengalih dunia" bagi saya. pohon itu satu-satunya pohon yang berfungsi sebagai perindang jalan, namun tidak memiliki daun satu helaipun.
Banyak pohon di kota jakarta yang sengaja memang ditumbuhkan di tengah atau dipinggir jalan, fungsinya mungkin untuk merindangkan atau menghijaukan kota. sebagai paru-paru atas polusi jakarta juga. Dari sekian banyak pohon yang ada dijalan, entah kenapa saya begitu tertarik dengan pohon yang satu ini.
padahal pohon ini tidak memiliki daun satu helaipun. padahal pohon ini tidak berbeda dengan pohon-pohon yang ada dijalan lainnya. padahal pohon ini bukan pohon emas #mulai ngaco.
ya, pohon ini membuat saya merenung. Bahkan saya sempat membayangkan betapa rindangnya pohon ini jika ditumbuhi daun-daun. yah, ranting-ranting pohin ini terlihat merindangkan. Bentuk pohon dengan banyaknya ranting yang berkumpul menjadi satu ini begitu menarik.
kata orang, no pics=hoax.
saya tidak bermaksud hoax, tapi saya sengaja memancing rasa ingin tau orang lain yang membaca tulisan saya akan pohon ini. karena di foto dengan yang asli begitu berbeda.
sudah tau pohon yang saya maksud??
apakah kalian juga merasakan hal yang sama dengan saya saay melihat pohon yang saya ceritakan??
^^
Tuesday, January 29, 2013
Wednesday, January 9, 2013
Anak Bawang
Dulu, waktu saya kecil, ada istilah namanya Anak Bawang. Anak bawang itu berarti anak yang di setiap permainan ia selalu menjadi anak yang dibantu. Ya, dibantu karena ke-kurang bisa-an anak dalam mengikuti permainan. Tapi anak ini tetap bisa mengikuti permainan walaupun dibantu.
Saya sering di posisi sebagai anak bawang. Kalau main lompat tali, harusnya melompat 5x maka saya melompat hanya bisa 4 x kemudian "dibela", dimana orang yang membela anak bawang akan melompat sebagaimana seharusnya, yaitu sebanyak 5x.
Yah, tidak hanya pada permainan lompat tali saja, hampir setiap permainan tradisional saya selalu berposisi sebagai anak bawang. Dan saya selalu berharap suatu saat nanti saya bisa berada pada posisi "pembela" bukan "anak bawang".
Saya senang karena saya tetap bisa mengikuti permainan, namun saya sedih karena selalu dianggap tidak bisa dan dibutuhkan untuk dibantu..
*tadinya mau curcol, tetep nyambung ga yah??
Saya sering di posisi sebagai anak bawang. Kalau main lompat tali, harusnya melompat 5x maka saya melompat hanya bisa 4 x kemudian "dibela", dimana orang yang membela anak bawang akan melompat sebagaimana seharusnya, yaitu sebanyak 5x.
Yah, tidak hanya pada permainan lompat tali saja, hampir setiap permainan tradisional saya selalu berposisi sebagai anak bawang. Dan saya selalu berharap suatu saat nanti saya bisa berada pada posisi "pembela" bukan "anak bawang".
Saya senang karena saya tetap bisa mengikuti permainan, namun saya sedih karena selalu dianggap tidak bisa dan dibutuhkan untuk dibantu..
*tadinya mau curcol, tetep nyambung ga yah??
Tuesday, January 8, 2013
When you are in "K.E.P.O" position
K.E.P.O means Knowing Every Particular Object. It's not like what teenanger said about KEPO or "want to know everything including other's privacy. It is like stalking. And the connotation is bad.
Knowing every particular object is someone with so many knowledges. He or she must be dilligent. He or she must like reading newspaper or books, browsing internet, or all of media. But how about someone who always want to become KEPO and she or he will do some "KEPO things" or stalking?
When I am being asked about which I will choose, knowing many things or not knowing things, then I will choose not to know many things. I realise many responsibilities come if we know many things. At least we have to think, the Info we've gotten is save or not, can everybody knows or not, what the influencce for ourselves or other, etc.
For myself, It is not important if I become the last person of an information,there must be reasons, rite? Even myself try to pretend not to know some infos if I think that I am not related to certain info.
Yeah, don't be "too much" person when You have information then you think you will be Important person..
Note to Myself, 8 January 2013
a Friend that I remember
I'm starting to write again with uncertain feeling. the feeling that I felt couple years ago.
I will face my day, not different from before. what makes it different is the number of age that I will face from the same situation couple years ago. I have to be "grown up". the experiences that I've done, that I've received, that I learnt, it develops into "me", right now.
"I will not put you in the social pressure like her. I want to listen your words from your mouth without force"
Suddenly, I think about these words. And like I've thought, I have to put my words and do it like what I've said.
Ahh, as much as I thought, I'll become more confuse about it.
Then I remembered about a friend, an old friend from my past.
How are you now? It is almost 2 years without hearing your condition.
The person that have become a small part of my life, the person that have become friend that always there where I need something to "hold", a person with "different" characteristic.
I never hope something that I will never reach..
I learn many things from that person, and I would like to say "thank you" for the kindness, the time, the humour. Everything you give means alot for me..
Thinking about this friend colours my life, again..
Thank you..
_16 days before "Me"_
16 days can be so fast or even so short to think, to decide, what the best for yourself
and it publish 5 days later
Subscribe to:
Posts (Atom)