Saturday, May 29, 2010

whatever u r now, u'r still my beloved sista..

nisa pernah 1 kos bareng dengannya saat nisa tahun ke-3. orangnya begitu periang, penuh semangat, namun ternyata perasaannya rapuh. tp ia begitu kuat, karena ia memiliki orang2 yg selalu ada dibelakangnya untuk mendukungnya.kupanggil ia dengan mb cho2..

mb cho2 itu begitu berkesan wat nisa. mungkin karena jarak usia kami yg ga terpaut jauh. sama2 suka nonton idola cilik, menyukai lagu2 afi junior, dan sherina kecil. ia juga tipikal mahasiswa yg rajin dan tekun.

pasca lulus, ia merantau dibekasi. nisa kurang tau tepatnya dimana. hubungan kami berpindah menjadi via sms. ia bekerja sebagai seorang guru di SMP. ia pernah cerita, betapa ia menyayangi murid2nya, begitu pula sebaliknya. bahkan pernah ada salah 1 siswinya yg membencinya karena pacarnya sering curhat dengannya. *dasar bocah cilik.. ^^

kemudian sekarang ia bekerja di salah satu perusahaan asing, yg menuntutnya untuk bekerja amat keras. entah karena tempaan yg ia dapatkan ditempat kerja, atau kami sebagai saudaranya yg kurang begitu perhatian dengannya, nisa ngerasain bgt klu lama2 mb cho2 menjauh. tp nisa masiy ber sms dengannya, walopun hanya untuk bilang, "nisa kangeeeennnn bgt ma mb cho2.."

hingga kemarin saat kukirimkan sms singkat dengan nada rindu yg sama, ia alhamdulillah membalas. beberapa sms hingga kukatakan bahwa aku sangat ingin berjumpa dengannya. kemudian ia membalas dengan, "nisa, gw tuh udah ga pantes wat ketemu kalian semua. gw dah kacau". dulu pas awal2 bekerja, ia pun pernah mengirim sms dengan nada yg sama saat kunyatakan kinginan melepas rindu dengannya.

hati ini sakiiit sekali. nisa bener2 sedih, hingga rasanya ingiin sekali menangis (tp kemudian nisa inget tulisan mb pika, nisa ga akan membiarkan orang lain melihatku menangis). kaka yg selama ini kusayang, mengapa sebegitu cepatnya kau berubah menjadi begitu rendah diri dan penuh keputusasaan? mengapa kau sebegitu kecilnya menilai dirimu? memang kenapa klu kau berubah? bagaimanapun juga, kau tetap kaka yg kusayangi. maka dengan mengucap bismillah, kukirim sebuah balasan, "mb cho2, seperti apapun mb cho2 sekarang, mb tetep saudaraku. mb tetep kaka yg nisa sayangi. apa yg keliatan diluar itu ga ngaruh mb..".

sms terakhir nisa wat mb cho2 malam itu, kuharap bisa menjadi penyemangat, penguat langkah kakinya. dan ia bisa merasakan bahwa kami, khusunya aku pribadi, selalu ada dibelakangnya, untuk menguatkannya. yah, karena itu yg kudapat dari ukhuwah kita saat sekos dulu..

maka, nisa janji mb, nisa ga akan berubah dan akan terus menyayangi mb..

*andai kau tau betapa ku sangat mencintai dan menyayangimu karena Allah, mb ku..

_menutup hari dengan butiran kecil diujung mata yg tak bisa kutahan lebih lama lagi, jakarta, 28 mei 2010_ 

6 comments:

  1. Sakit mang nis...Pernah ngrasain yg sama, tmn SMA, apalagi tman kampus.Bhkan skedar dnger crta org lain yg tak dkenal, spt mbañ nisa ini. Terus brusaha dkati dan do'akan, walau dia terus lari menghindar...Tp kadang tak cukup kuat terus mengejarñ.

    ReplyDelete
  2. @v3..
    insyaAllah..

    @uda..
    nisa ma temen2 akan terus mendekati dya uda..
    nisa g akan nyerah..
    plus doa pastinya..
    ^^

    ReplyDelete
  3. diriku pernah mengalami hal yg seperti ini juga nis..

    awalnya rada kaget,, tapi terus mencoba utk mendekatinya & merangkulnya..

    ReplyDelete
  4. Oya yg trpenting, pernah dinasehati seorang saudara yg shaleh, "pastikan diri kita tak akan seperti itu, pastikan diri kita istiqamah"

    ReplyDelete
  5. semoga apa pun yang sedang dijalani Mbak Chocho, Allah selalu menjagana. amin

    ReplyDelete