Malam berasa darah Beribu domba terbantai Tubuh tercabik-cabik Mengucur darah sirami padang rumput yang penuh domba rela korbankan diri. Bulan bersinar merah terang
Rintihan tersumpal lolong srigala yang menari-nari kemenangan menginjak-injak tulang tak termakan mulut blepotan darah mencium bulan tapi darah harus dicari lagi biar pagi tak ada domba keliaran di padang rumput
"Dimanakah engkau sang penggembala?" Malam ini engkau berjalan-jalan ke langit jauh dan berdiam di surga hanya melihat bumi yang menjadi merah. Kau biarkan kami terbunuh, mati di bumi yang kan kau jejakkan pagi nanti.lalu engkau gembalakan srigala-srigala liar di panas padang
Malam ini domba-domba persembahkan darah buatmu,sang penggembala. Sebab mereka tahu arti cinta dan makna pengorbanan. Dan pagi nanti kau rasakan bau harum dari bangkai tersisa yang terpanggang matahari. Bau yang kelak ledakkan perutmu+perut srigala. saatnya tiba engkau akan pecah semburat lalu dalam isi perutmu keluar anak-anak domba. Mereka pun akan menginjak-injak mulut kotormu dan bercerita keindahan sinar bulan di padang gaza
trimakasi masukannya.. akhrny nisa nulis "birruh.. bid dam,nafdii ka y aqsho" ma nggambr al aqsho trz ad tulisan slamatkan alquds.. @bang topan.. yg ngadain si dpw klu g slh,tp yg ikt g cm kdr pks doang..
1!
ReplyDeleteZIONIS: BEST ACTOR IN A TERRORISM LEADING ROLE!
2!
ReplyDeleteGO TO HELL ZOTAR (ZIONIST OCCUPATION TERRORIST APARTHEID REGIME)!!!
oh, ada aksi? siapa yang ngadain? dpw?
ReplyDeleteAku nyumbang puisi lama ku-ya....
ReplyDeleteSuatu Malam di Padang Gaza
Malam berasa darah
Beribu domba terbantai
Tubuh tercabik-cabik
Mengucur darah sirami
padang rumput yang penuh domba
rela korbankan diri.
Bulan bersinar merah terang
Rintihan tersumpal lolong srigala
yang menari-nari kemenangan
menginjak-injak tulang tak termakan
mulut blepotan darah mencium bulan
tapi darah harus dicari lagi
biar pagi tak ada domba keliaran di padang rumput
"Dimanakah engkau sang penggembala?"
Malam ini engkau berjalan-jalan ke langit jauh
dan berdiam di surga hanya melihat bumi yang menjadi
merah. Kau biarkan kami terbunuh, mati di bumi
yang kan kau jejakkan pagi nanti.lalu engkau gembalakan
srigala-srigala liar di panas padang
Malam ini domba-domba persembahkan darah buatmu,sang penggembala.
Sebab mereka tahu arti cinta dan makna pengorbanan.
Dan pagi nanti kau rasakan bau harum dari bangkai tersisa
yang terpanggang matahari. Bau yang kelak ledakkan perutmu+perut srigala. saatnya tiba engkau akan pecah semburat lalu dalam isi perutmu keluar anak-anak domba.
Mereka pun akan menginjak-injak mulut kotormu
dan bercerita keindahan sinar bulan di padang gaza
Bekasi,3112008
http://fitrahanugrah.multiply.com/journal/item/385/SUATU_MALAM_DI_PADANG_GAZA
trimakasi masukannya.. akhrny nisa nulis "birruh.. bid dam,nafdii ka y aqsho" ma nggambr al aqsho trz ad tulisan slamatkan alquds.. @bang topan.. yg ngadain si dpw klu g slh,tp yg ikt g cm kdr pks doang..
ReplyDeletebid dam
ReplyDeletehehe
mantab, mas Fitrah!
ReplyDelete@mb i..
ReplyDeletedengan darah... ^^