ada kejadian yg mengharukan pas liqo minggu ini. seperti biasa, lingkaran yg dirindukan itu dilaksanakan di sekolah alam Ar Ridho. tempat yg letaknya ditengah2, g terlalu jauh wt kami yg ngekos diTembalang, g terlalu jauh murobbi kami yg tinggal didaerah sendangguwo.
saat sedang menyampaikan taujih, tiba2 anaknya MR, hanif, mendatangi ruangan kelas kami bersama dengan 2 orang murid Ar Ridho. kata hanif, "itu mi, ada yg mau bicara sama ummi". kedua murid Ar Ridho itu (salah satunya bernama Bilal) disuruh MR km untuk mendekat ke lingkaran kami dan mengutarakan maksudnya,
MR : "ada Apa?"
bilal : "anu, saya mau.. mau.. minta maaf" (Bilal ngomongnya terbata2 dan sambil nunduk gt, sambil main2in seragamnya)
MR : "minta maaf buat apa, mas?"
bilal : "saya mau minta maaf karena dulu saya menyiram anak ibu"
*nisa jadi inget kejadian itu. pada pertemuan 2 pekan yg lalu, ada tragedi penyiraman anaknya MR oleh salah seorang siswa Ar Ridho. Hussein, yg disiram, nyantai2 ajah dan malah ketawa2. ternyata yg nyiram Bilal. eh malah Bilalnya yg nangis kenceng bgt n kejeeerr bgt.
MR : "memangnya knp, ko km nyiram Hussein?"
bilal : "anu, bu. waktu itu g sengaja ternyata botol minumnya g tertutup rapat. pas pura2 mau nyiram, tau2 kesiram beneran." (bilal Taku2 menjelaskannya)
MR : " ya udah, gpp. lain kali jangan diulangin lagi yah"
bilal : "iyah"
MR : "kamu minta maaf atas kemauan sendiri atau disuruh?"
bilal : "diminta bu Guru"
*ternyata Gurunya Bilal, Bu yayuk, memperhatikan adegan bilal minta maaf, kemudian Bu yayuk menjelaskan, bahwa setelah Bilal nyiram Hussein, Bilal merasa takut dan bersalah. makanya kemudian Bilal nangis kejeeerr bgt. mungkin Bu yaku menasehati Bilal, "klu kamu g mau terus2an merasa bersalah, maka kamu harus minta maaf". dan itulah yg dilakukan oleh Bilal, meminta maaf.
walaupun Bilal bilangnya klu dya disuruh Bu guru wt minta maaf,sebenernya dalam diri Bilal pun sudah ada kesadaran dan kemauan untuk meminta maaf, minimal untuk menghilangkan perasaan bersalah atas tindakan yg dya lakukan.
Subhanallah,,
Bilal, siswa kelas 2 SD itu, dengan ksatria mengakui kesalahannya dan dengan ksatria meminta maaf atas perbuatan yg dya lakukan. anak sekecil itu sudah diajarkan untuk bertanggung jawab atas perbuatan yg ia lakukan.
bagaimana dengan kita?
sering kali, nisa sendiri ajah kadang takut bgt yg namanya mngakui kesalahan yg udah nisa perbuat. nisa takut akan konsekuensi dimarahi, atau dihukum. padahal nisa melakukan kesalahan tersebut dengan sadar. nisa g siap dengan konsekuensi yg harus dibayar akibat perbuatan yg ud dilakukan. dan seringkali nisa memilih untuk diam dan menutup rapat2 kesalahan tersebut, dan baru mengakui kesalahan tersebut setelah beberapa waktu. pengecut bgt yah? atau sering juga merasa gengsi untuk minta maaf duluan, mau nya orang lain yg mulai untuk minta maaf sama kita. bener2 bukan mental seorang pemenang..
malu rasanya klu dibandingin dgn tindakan Bilal..
dan Bilal membuat nisa menyadari satu hal ttg yg namanya bertanggung jawab. bahwa kita harus bertanggung jawab atas perbuatan yg telah kita lakukan, ucapan yg telah kita ucapkan, tulisan yg telah kita tulis. pembimbing nisa pernah bilang, bahwa setiap kata yg ditulis dalam skripsi kita, harus bisa dipertanggungjawabkan. yah.. semua akan dimintai pertanggungjawabannya..
*jadi inget lagunya sherina..
setiap manusia didunia pasti punya kesalahan
tapi hanya yg pemberani yg mau mengakui
setiap manusia didunia pasti pernah sakit hati
hanya yg berjiwa ksatria yg mau memaafkan
betapa bahagianya punya bnyak teman betapa senangnya
betapa bahagianya dapat saling menyayangi..
pertamaX
ReplyDeletewah salut ma Bilal
ReplyDeletethanks sharingnya ya mbak
ReplyDeletecerita yang penuh Hikmah
ReplyDeletesemoga kita bs mencontoh Bilal
jazakillah Nisa atas ceritanya
iyah.. bilal mang top bgt..
ReplyDeletenisa g suka pertamax mb..
ur welcome..
nisa
ReplyDeletekeren!
yupz
betul bgd
aku suka lagu itu
nisa terasah aje keyboardnya
*kali ini bkn pena
hehe
Untung ga digejrot pake botol Tebs..C#
ReplyDelete@mb phiks..
ReplyDeletewaiyyakum...
@mb i..
nisa suka semua lagu sherina kecil...
*jadi inget kaset sherina mb i, dl pas diquds. ndak masiy ada, mb?
@fatah..
kekekke...
kejam itu mah...
g tw ni
ReplyDeletedmn tu kaset
pdhl yg beli mb hani
*g0men sist
subhanalloh... mudah2an kamu jd pemimpin yg baik ya nak di masa depan... amiinnn...
ReplyDeletewah.. sayang tuh mb..
ReplyDeletesemoga ketemu deh..
subhanalloh.. anak2 memang byk mengajarkan hal2 baik yg kadang qt ga sadar ya.. syukron dah share.
ReplyDeletebtw, bilal? bu yayuk? nama2 yg ga asing.. jd kangen ma mrk nis.. :)
mb tiwik kenal?
ReplyDelete^^
kan dulu aku di Ar Ridho nis.. ^^
ReplyDeleteoiy mb..
ReplyDeletenisa lupa..