Wednesday, September 22, 2010

Pensil Tumpul

Pensil klu dipake terus lama2 jadi tumpul. makanya perlu diraut agar bisa kembali runcing dan bisa digunakan lagi untuk menulis. Klu kelamaan ga dipake juga bisa bikin tumpul. karena males merautnya kembali.

Pena klu sering dipake, tintanya bisa abis. makanya harus di isi ulang, agar bisa kembali dipke wat nulis. klu kelamaan ga dipake juga bikin macet, karena tintanya jadi kering dan menggumpal. akibatnya klu dipke wat nulis ga lancar alias macet-macet.

Nulis juga gitu. saat lagi seneng2nya nulis, semua ide berasa ngalir dengan enaknya. tinggal pinter2nya mengolah kata2 dan memberikan waktu khusus sebentar ajah untuk menuliskannya. tapi ada kalanya ide2 itu seakan hilang. Buntu. Suntuk. Berasa kehabisan ide.

yang terjadi adalah hilangnya kepekaan hati dalam melihat suatu fenomena. jadi ga bisa melihat mutiara2 yg tercecer. jangankan mengambil hikmah dari suatu perkara, yang ada adalah merutuki "kenapa begini, kenapa bgitu". makanya berasa kehabisan ide2 wat nulis.

klu uda gini, maka kepekaan hati harus kembali dipulihkan. mungkin saat itu kita sedang berbuat maksiat. mungkin saat itu tilawahnya lagi kurang. mungkin saat itu kondisi ruhi lagi turun. mungkin..

ternyata kondisi ruhi amat mempengaruhi setiap hal dalam kehidupan kita yah..





_mulai mengkilapkan hati kembali_

10 comments: