Monday, August 16, 2010

kisah adzan

beberapa hari ini nisa memperhatikan sebuah tayangan di televisi. bukan infotainment, tp tayangan adzan dari sebuah stasiun TV swasta deket rumah (hehehhe, ditebak sendiri ajah yah..^^).

yang menjadi background dari adzan tersebut adalah sebuah kisah tentang seorang ayah. seorang ayah yang sudah tidak lagi mampu berdiri sendiri (dibantu kursi roda), yang tinggal dirumahnya sendiri. ayah tersebut memiliki 2 orang anak, seorang putra tertua dan seorang putri. kedua anak sang ayah dikisahkan telah beranjak dewasa sehingga meninggalkan ayahnya karena berumah tangga.

alur cerita yang digunakan adalah flash back. sang ayah terkenang memori saat menghabiskan waktu bersama putranya, mengantarnya bersekolah hingga keujung pintu, menemaninya bermain catur, hingga kemudian putranya tersebut meninggalkan sang ayah. kemudian, sang ayah juga terkenang memori yang dihabiskan bersama putrinya, saat sang ayah membacakan buku untuk putrinya sejak putrinya itu kecil hingga dewasa, hingga tiba saatnya putrinya tersebut meninggalkan sang ayah. yah, putrinya tersebut "diculik" seorang laki2 untuk membangun keluarga sendiri.

kira2 gitu cerita yang bisa nisa tangkap dari kisah yang menjadi latar belakang adzan tersebut. kemudian nisa teringat dengan bapak, ayah dari 3 orang putri yang beranjak dewasa. suatu saat nanti (pasti), sang ayah pun harus rela melepaskan ketiga putrinya untuk "diculik" oleh laki2 yang dipercaya mampu menjadi imam dari ketiga putrinya tersebut. yah, siklus yang selalu berulang, dimana sang ayah harus melepaskan anak2nya, kemudian anak2nya akan berumah tangga, kemudian mempunyai anak dan setelah dewasa anaknya akan pergi dan berumah tangga lagi, begitu seterusnya. inilah siklus kehidupan.

entah kenapa, kisah adzan tersebut begitu "menampar" nisa tepat pada sasaran. jadi ingat kata2 seorang ustadzah dalam suatu kajian, "menikah itu bukan tujuan akhir, namun hanya sebuah fasilitas". ya, fasilitas yang akan menghantarkan kita pada suatu tujuan mulia, mardhotillah. sebenernya nisa bukan orang yang piawai (tsaahh, bahasa gw sok2an beuts dah..) membicarakan hal ini, karena memang belum berpengalaman dan tidak banyak memiliki ilmu tentang ini. dan yang amat menggelitik, entah mengapa pembicaraan "kearah itu" sering terjadi disekitar nisa.

bapak yang sering bilang, "pekerjaan perempuan yang utama adalah menjadi seorang ibu, seorang istri yang sholihah", atau pertanyaan dosen wali dulu, "bahwa kita belajar kimia itu bukan untuk bekerja di bank, namun menjadi ibu rumah tangga dengan pemahaman yan baik dalam melihat fenomena kimia dalam dapur (kitchen chemistry)". atau sesi "konsultasi keluarga" yang terjadi kemarin (berasa roaming nasional, sebagai 1-1nya anak kecil dalam keluarga baru) yang ditutup dengan "jebakan kecil" dlam suatu kajian khusus pembahasan kearah sana. haddooooohhhh...

rasanya pengen tereak ajah tuh, "wooiiii, gw masiy anak dibawah umur. lah ni ngape orang2 jadi berasa kompor semua??", kekekke.. *dudulz nya kumat..

tak ingin mengutarakan sesuatu yang belum diketahui ilmunya, maka nisa sudahkan sajah pembahasan masalah ini, hehehhe.. yang nisa yakini pasti, suatu saat nanti, ketika sudah tiba masanya, maka akan kumengerti semuanya. maka yang sekarang kulakukan adalah B E L A J A R ajah..


_dudulz mencoba bicara_


21 comments:

  1. qeqeqe

    keren nisa!

    smg scptnya yah
    *for her ;)

    ReplyDelete
  2. @mb i..
    aminn..
    doakan yah mb..
    ^^

    @mas mip..
    alhamdulllah de mas..
    *bingung gw mau ngomen apa..

    btw, mas mip, nisa punya project niy...

    ReplyDelete
  3. oke undangannya ditunggu ke senat kirim undangannya wkwkwkkw

    ReplyDelete
  4. @fahmi..
    ish, nak kecil mau ikut2an..
    *sok tua mode: on..

    @ mas mip..
    disain mas..
    ntr nisa pm..
    mudah2an g keberatan

    ReplyDelete
  5. mang umurnya brp?
    Hee, nembak bgt ya?

    ReplyDelete
  6. hahaha^^.msh kecil tp pmikiran kritis(beuh sok bgt gw dah!)

    ReplyDelete
  7. Mas Miftah,pasti desain undangan tuh.. he8x..

    ReplyDelete
  8. @mb ita..
    sipp mb..
    hehehhe

    @mb juli
    22tahun 7 bulan an mb... hehehhe

    @fahmi..
    anak2 sekarang kritis mi.. (baca:ngeyel..)
    hehehhe

    @rama..
    hehehe..
    ada deh ram..
    ^^

    ReplyDelete
  9. haghaghag..
    ga bole curiga rama..
    curiga kan sama dengan berprasangka..
    dan berprasangka itu jalan masuknya syaitan..
    *sok2an nasehatin

    ReplyDelete
  10. yah whatever you say lah.. yang penting gw tunggu undangannya ya mbak alamatnya Sekretariat Senat Mahasiswa FMIPA Undip Gd.E lt.1 FMIPA UNDIP jl.prof.soedarto, tembalang, semarang 50275.wkwkkwwwkwkwkkw

    ReplyDelete
  11. curiga yg baik itu..
    curiga kalau Mbak Nisa akan menggenapkan setengah agama..

    *hayoo mau bales apa.??

    ReplyDelete
  12. undangan apaan mi?
    undangan buka puasa?
    yauwd lo ketempat gw ajah..

    ReplyDelete
  13. hahahah boleh tuh.. gratisan kan?? nanti 1 anak mipa gw ajakin wkwkkwkw ( mending pada bisa??)

    ReplyDelete
  14. gw mah ok2 ajah mi...
    heheheh, malah seneng dikunjungin nak2..

    ReplyDelete