chuwi mungkin satu2nya orang seangkatannya yg masih berada dilembaga fakultas. namun ia amat mencintai amanahnya didepartemen NIC (di KAMMI juga di humas..^^). yah, karena chuwi amat suka menulis. jurnalistik adalah hidupnya. ia juga bercita2 menjadi seorang jurnalis, walaupun latar belakang pendidikannya sama dengan ku, kimia.
saat usai perbincangan kita, karena saat itu perut kami mulai berbunyi dan minta diisi, ia menunjukkan sesuatu untukku. sebuah buku catatan yang dihiasi dengan kertas kado bermotif polkadot. kubuka halaman pertama buku itu.
waahh.. nisa kaget.. kutemukan sebuah potongan koran, sebuah artikel tulisannya. artikel itu dimuat disurat kabar daerah jawa tengah. subhanallah chuwi.. keren bgt..
aku juga suka menulis. tp blum pernah terbesit keinginan untuk mengirimkan sebuah tulisan dimedia. aku merasa malu, karena tulisanku yah seperti ini, kebanyakan ga jelas, ga pke bahasa indonesia yg baik dan benar, hanya sekedar menuliskan apa yg ingin ku tulis dan kubagi dengan orang lain. tak kusangka, chuwi sudah membuat prestasi..
bagai cambuk untuk maju.. membaca apa yg chuwi tulis, aku semakin semangat untuk terus belajar menulis dan menulis. aku ingin tulisanku memberikan manfaat untuk orang lain, atau sekurang2nya untuk ku..
makasiy chuwi, sudah menunjukkan ke tante prestasi mu. tetap menulis dan tetap berprestasi.. semangat !!
sekarang ada SK rektor loh!!! kalo kita bisa nulis di koran itu dpt dana 500rb dri rektorat mba
ReplyDeleteproud of her
ReplyDeleteaku juga kalio nulis ngasal
ReplyDeletehuhu
@fahmi..
ReplyDeletegw uda lulus mi..^^
@mb i
so do I
@achan..
hu um, sering gejenya..
^^
ini aja komennya masih ngasal :D
ReplyDeletehuhuhu..tante...
ReplyDeletekirain maksud cambuk buat maju tuh maksdunya "cuwi..temen2 mu udah pada lulus, ayo ndang dikelarin TA nya, ternyata..hehehe..jadi terharu biru, hahaha
@chuwi..
ReplyDeletehuwaa...
yg ditulis ikutan komen..
hu um chuw.. cambuk untu maju versi mu juga...