Sunday, April 25, 2010

fighting ^^

siang itu, saat seorang ayah mengunjungi anaknya, ada yg menarik yg bisa ditangkap dari percakapan singkat itu..

anak : pak, temen2 ku yg kemaren berangkat ke malaysia bareng, sekarang udah pada keren2 loh. thalif sekarang kerja di lipi serpong, mas rizky kerja di MPR, entah jadi humas apa. trs mas slamet kerja di Elnusa. padahal aku aja baru lulus, belum apa2..

ayah : hmm, memang yg paling enak bekerja sesuai dengan bidangnya

anak : iya

ayah : meskipun g semua orang bekerja pada bidangnya

anak : hmm, iya juga. ada juga temenku yg uda kerja tp g sesuai dengan bidang yg dia ambil pas kuliah.

ayah : sama juga pas kamu mau masuk kuliah. apakah kuliah yg kalu ambil merupakan pilihan yang sesuai dengan bidangmu. sesuai g dengan minat dan bakat mu. 

*anak masiy menyimak ucapan ayahnya

ayah : tapi yang terpenting adalah kerja keras. sesuai atau tidak, harus berjuang dan 

kerja keras agar sukses.hmm, bener jg kata sang ayah. ada dua hal yg nisa garis bawahi dari percakapan singkat itu. pertama, kesesuaian bekerja dengan bidang yg digeluti. yg kedua adalah bekerja keras.

siapa yg g mau mendapatkan pekerjaan yg sesuai dengan bidang yg kita ambil. misalnya, karena nisa nak kimia maka nisa maunya yah bs kerja di lab, atau meneliti. dan bukan menjadi pegawai bank. atau misalnya nisa punya bakat main teater, maka ada keinginan dalam diri untuk mengembangkan bakat dan memperdalam kemampuan bermain teater dengan mengambil jurusan teater pada universitas seni atau terlibat dalam sebuah klub teater. 

tp jg bukan berarti ketika itu tidak sesuai, seiring dan sejalan, maka tamatlah sudah. bukan hal yg aneh sekarang, seorang nak mipa tp paham kondisi keuangan negara, belajar mengkaji ilmu agama, atau terlibat dalam kegiatan teater. ketika ketidak sesuaian itu menimpa, bukan keputusasaan yg harus diperlihatkan, tp terus berjuang memberikan yg terbaik.

kerja keras, sebuah kata singkat penuh makna. suatu usaha bersungguh2 dalam melakukan suatu pekerjaan. struggling for life. ada kekuatan niat dan azzam disana. ada all out disana. ada kontribusi sepenuh jiwa disana..

jadi inget film 3 idiots. bnyak pelajaran yg bisa diambil dr film berdurasi 2jam 42 menit tersebut. bagaimana anak seorang tukang kebun yg sanagt luar biasa, seorang pembelajar sejati. bahwa kita harus bekerja keras dalam meraih mimpi. dan berusaha tetap meluruskan orientasi..

give me some sunshine
give me some rain
Give me another chance i wanna grow up once again

luruskan niat, kuatkan azzam, berikan yg terbaik...
















11 comments:

  1. masalahnya adalah, jgn2 studi yg diambil pas dibangku kuliah yg justru bukan bidangnya...
    contoh, org yg udah S2 teknik di luar negeri. tp di sini malah asik krja di MLM. nah, ga sesuai bidang kan? nah, mana yg sebetulnya ga sesuai? bukan kerjaan yg ga sesuai studi. tp studi yg g sesuai hati... :)

    ReplyDelete
  2. prinsip kerja keras:
    "demi anak istri... " *supir truk mode: on*

    *plaaakkk...

    ReplyDelete
  3. klu sesuai berarti alhamdulillah

    jadikanlah apa yang kau sukai sbg profesimu,dg begitu kau akan bahagia.Rumahmu,mobilmu,gaji mu mungkin kecil,tp kau akan bahagia (Rhancho Chanchad)

    klu g sesuai berarti alhamdulillah jg..

    alhamdulillah krn masiy diberi kesempatan untuk bekerja keras..

    gw ajah sempet mikir, jgn2 kimia bukan bidang yg sesuai dgn diri gw, da..
    tp g kemudian lgsg give up. krn satu2nya cara wt keluar dr undip dgn selamat adalah lulus..
    ^^

    ReplyDelete
  4. keknya ini yang bakal terjadi...tapi semoga tidak..C#

    ReplyDelete
  5. @om kelik..
    kerja.. kerja..
    anak istri mo dikasi makan apaahhh?
    *sinetron mode on

    @bebekebongce
    he?mang apa yg bakal terjadi?
    *bingung..

    ReplyDelete
  6. makan nasi lah mbak Chem, masa dikasih makan batu...
    >,<

    ReplyDelete
  7. kirain dikasiy makan cinta..
    kekekeke...

    ReplyDelete
  8. sepakat!

    br kmrn mikir
    kok pngn jd penjait yah
    hehe

    ReplyDelete
  9. selamat datang deh didunia nyata ^^

    biasanya memang hal2 begitu baru kepikiran pas baru lulus mbak :)
    tapi klo saya sih memang punya konsep sendiri : kerja kek, bisnis kek, atau sekolah/belajar ^^

    prinsipnya : apapun yang kita lakukan harus bermanfaat untuk umat. bisa jadi apa yg kita pelajari memang bukan untuk "cari makan" tp untuk diaplikasikan dlm amanah2 dakwah. sedangkan untuk kerja bisa jadi hal2 yang kita sukai baru kita ketahui belakangan. tapi kalau niat selalu diazzamkan untuk Allah, segala sesuatu ada jalannya ^^

    klo bisa berbisnis (atau kerja yg ga sesuai ilmu) dan sukses lalu ilmu kita diaplikasikan untuk dakwah, knp engga..
    atau klo bekerja sesuai ilmu trus karir bagus dan uangnya kita investasikan untuk bisnis yg barakah buat umat, juga kenp engga :)

    semakin barakah seseorang, semakin bermanfaat untuk orang banyak ^^

    ReplyDelete