tadi sore, nisa berbincang2 dengan seorang kawand lama. menanyakan kabar seperti biasa, dan pekerjaannya sekarang. sebutlah namanya adi, teman saat kelas 3 SMA dulu di 78. adi tuh tergolong orang yang pintar. alhamdulillah dya keterima dijurusan teknik kimia UI (diliat dari sini aja ktauan klu dya pintar) lwt jalur SMPB.
dya pun lulus tepat waktu dengan IPK diatas 3 (tepatnya Nisa gtw, dya g bilang siy). beberapa bulan terakhir, dya memberi tau klu dya sedang dikontrak Djarum, alis Disuruh Jaga RUMah, karena dya blm juga mendapat pekerjaan pasca lulus. belum rejeki, katanya.
kemudian setelah itu dya mendapatkan pekerjaan yang menurut nisa bener2 banting stir. seorang sarjana teknik yang bekerja dibidang perbankan.dan bukan tipikal adi bgt yg tiba2 banting stir kya gni. apalagi dya amat mencintai pilihan studinya dan sangat berharap bekerja dibidang yang sesuai idang studinya.
kemudian dya melontarkan sebuah jawaban, atas pertanyaan kenapa yang Nisa ajukan. Dya buta warna parsial, sebuah penyakit yang bagi jurusan dan pekerjaan tertentu, itu amat dilarang. apalagi didunia industri dan chemicalia. itu amat dilarang.
makanya dya melamar secara asal2an (akunya siy gt) dan diterima disuatu perusahaan perbankan. dan dya pun sedang menjalani proses studi dan OJT, suatu tahapan yang harus dilalui sebelum resmi bekerja disana.
satu hal yang nisa tangkap dari cerita Adi. Bahwa kita g bole menyerah begitu aja dengan keadaan. Toh buktinya dya tetep bisa kuliah di Tekim (walopun klu dikimia pasti langsung ditolak). dan dya tetap berusaha melamar pekerjaan dibidang yang amat berbeda dengan studinya. dan dya tetap berusaha belajar mengejar ketertinggalannya terhadap bidang baru yang ia geluti.
tetap berusaha memberikan kemampuannya yang terbaik semaksimal mungkin. "Mastatho'tum". atau bahkan seperti kutipan dari buku Negri 5 menara, "ajtahidu Fauqo mustawal Akhar", berjuang diatas kemampuan rata2 orang lain. karena "sekuatnya" seseorang itu berbeda dengan orang lain. seseorang g bisa dengan mudah mengatakan udah berusaha sekuatnya untk menutupi keputusasaannya.
seorang senior Nisa pernah sampai pingsan karena kelelahan beraktivitas (dya seorang aktivis), bukan karena dya memforsir dirinya. karena baginya, segitu lah batasan "mastatho'tum" bagi dirinya. siang hari beraktivitas, dan malamnya dya mengadu pada Nya. jadi, pingsannya pun merupakan istirahat yang Allah berikan padanya. pasca pingsan pun ia kembali bangkit beraktivitas lagi..
mungkin g perlu sampe pingsan, tanyakan pada diri aja seperti apa batasan "mastatho'tum" bagi diri kita..
*thanx bro, for ur story. it inspires me to give the best for everything..
alqossam, 20 januari 2010
_Jecko_
wuaaa
ReplyDeletejd pngn bc buku ituh
iyah bener
mpe pingsan bru dibilang udh brusaha
duh
selama ni aku mpe ketiduran piye jal
wkwkwk
mimpi dan cita cita :D
ReplyDelete@mb i...
ReplyDeletebukunya mang recomended ko...
@ka wicakz
bukan mimpi dan cita2, tapi tetap berusaha dengan ketetapanNya...
Kdg msi suka brpkir, spt apa militansi yg trbtas?eh,tanpa btas ding..he2 :D
ReplyDeleteTapi yang Ninis heran, qo' dia bisa masuk teknik kimia? Setahu aku gak boleh buta warna.Coz aku pernah mengajukan PMDK Teknik Kimia UI, harus menyantumkan surat tidak buta warna. Walaupun akhirnya aku banting setir ambil SPMB FKM UI.. PMDK TekKim UI gak ktrima karena saingan ma anak2 PMDK Jakarta..hehe.
ReplyDeleteNisa,,, aku termasuk orang beruntung setelah wisuda dapat proyek dari DEPKES, dan dapat CPNS yang sesuai dengan kuliah.. Tapi, yang namanya manusia hidup masalah pasti ada. Untuk hal itu memang Alhamdulillah.. Tapi masalah yang menderaku sekarang yang pernah aku ceritakan terasa berat.. Nisa...Aku bingung.
ReplyDeletearghhh...........
ReplyDeletemenohok sekali
makasih y nis...
:)
@ ninis...
ReplyDeletedya nak tekim UI nis...
ktanya klu parsial gpp...
klu kimia siy mang g bole...
gt kta dya...
nis...
klu mau berbagi, g usa sungkan2,..^^
ishbir y ukhti...
@mas mip2...
menohok sebelah mananya mas?
ur welcome...^^
Negeri lima menara itu karangan siapa ?
ReplyDeleteNisa, makasih sdh bbgi cerita
ReplyDeletettp semangat dan optimis dgn sgala yg ada ya
@bang aryo...
ReplyDeletea.fuadi yg ngarang... kisah ttg kehidupan nak pesantren beneran...
g kya perempuan bkalung sorban...
bagus loh...
@ mb vyk..
sama2 mb...
temen nisa pas nisa kasi tau klu aku nulis ttg dya lgsg malu gt...
ngerasa g pantes ktanya...
padahal mah tuh orang top bgt dah...
aku tetep semangat n optimis...
*azzam kuat mode : on!!